CIKARANG, PropertiPlus.com — Hunian multigenerational living Brentwood Villas Cikarang resmi diperkenalkan pengembang LippoLand dengan nilai perdana mulai dari Rp1,86 miliaran (di luar pajak). Kehadiran proyek 3 lantai di kawasan eksklusif OAZE Cikarang, Jawa Barat ini menyasar segmen keluarga berkembang yang membutuhkan ruang tinggal dinamis serta adaptif jangka panjang.
Langkah ekspansi pengembang mendasarkan pada perubahan lanskap preferensi konsumen properti nasional tahun 2026. Temuan riset Knight Frank Indonesia mencatat pergeseran ceruk pasar, di mana penjualan rumah tipe menengah berhasil tumbuh positif 8,28 persen secara tahunan (YoY). Tren ini kontras dengan koreksi pada segmen rumah kecil yang merosot 45,59 persen (YoY) dan rumah besar yang terkontraksi 8,03 persen (YoY).
Ketahanan segmen rumah menengah ini didukung kondisi makroekonomi yang relatif solid. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional triwulan I-2026 berada pada tingkat 5,61 persen (YoY), disokong oleh laju konsumsi rumah tangga sebesar 5,52 persen (YoY). Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) mencatatkan pertumbuhan harga rumah primer sebesar 0,62 persen (YoY) di tengah koreksi volume transaksi nasional.
Kawasan Cikarang sendiri mempertahankan performa positif berkat apresiasi harga lahan rata-rata 4 persen serta tingginya penyerapan hunian tapak. Rentang harga hunian di koridor industri Bekasi ini terbilang variatif, membentang dari segmen subsidi Rp150 jutaan hingga kawasan mandiri premium di atas Rp2 miliaran.
Deputy COO Lippo Cikarang, Lukas Budi Setiawan, menuturkan perancangan hunian saat ini wajib mengantisipasi kebutuhan penghuni jangka panjang ketimbang sekadar menawarkan aspek visual.
“Kebutuhan hunian di Cikarang terus berkembang seiring perubahan gaya hidup dan dinamika keluarga. Pengembangan hunian tidak cukup hanya berfokus pada desain dan luas bangunan, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan penghuni untuk jangka panjang,” papar Lukas.
BACA JUGA: Model Berbaginomics Djarum Rp45 Miliar: Benchmark Baru ESG Sektor Perumahan MBR
Penerapan Pendekatan Arsitektur Jenga dan Optimalisasi Fungsi Ruang
Dari aspek rancang bangun, Brentwood Villas mengandalkan kepiawaian arsitek Alex Bayusaputro dari Genius Loci. Konsep arsitektur Jenga diterapkan pada fasad dan interior untuk memicu efisiensi tata ruang serta memaksimalkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami.
Salah satu pilihan unit yang ditawarkan adalah varian PEAK Villa. Varian ini memiliki luas bangunan berkisar 148,8 hingga 150,9 meter persegi dengan luas tanah antara 72,8 sampai 99,7 meter persegi. Setiap unit tipe ini sudah dilengkapi fasilitas carport, service gallery, serta powder room.
Sistem Zoning 3 Lantai untuk Keluarga Lintas Generasi
Untuk mengakomodasi beberapa generasi sekaligus dalam satu atap, interior dirancang melalui pembagian fungsi lantai yang sistematis:
- Lantai Dasar (Zona Senior): Diperuntukkan bagi kenyamanan anggota keluarga lanjut usia guna meminimalkan hambatan aksesibilitas tangga.
- Lantai Kedua (Pusat Interaksi): Menjadi area komunal atau pusat berkumpul keluarga (hangout zone).
- Lantai Ketiga (Zona Privat): Dikhususkan sebagai kamar istirahat utama yang mengutamakan ketenangan penghuni.
Lingkungan Sehat di Ekosistem OAZE Cikarang
Kompleks Brentwood Villas terintegrasi di dalam megaproyek OAZE Cikarang yang mengadopsi lanskap asri berkonsep Jepang. Lingkungan didukung fasilitas danau buatan terpadu serta pusat kebugaran dan gaya hidup The Cove Clubhouse by the Lake.
Kombinasi antara arsitektur adaptif, fasilitas penunjang kawasan, serta prospek pertumbuhan Cikarang menjadikan Brentwood Villas opsi hunian maupun investasi yang prospektif.
BACA JUGA:
PEN Foundation, Teknologi Fondasi yang Diklaim Hemat Beton hingga 80 Persen
***
Yuk, temukan banyak info seru lainnya di: www.PropertiTerkini.com dan WA Channel










Leave a Reply