PropertiPlus.com, (BALI) — Kalau mendengar proyek hunian premium di Bali, biasanya yang langsung terbayang adalah lokasi strategis, panorama laut, atau desain bangunan yang mewah. Luna Residences memang memiliki semua itu. Namun, saat resmi diperkenalkan Nuanu Real Estate, justru ada hal lain yang paling banyak mengundang rasa penasaran.
Bukan hanya soal harga yang dimulai dari Rp3,3 miliar atau pilihan unit dengan ocean view, river view, hingga jungle view. Proyek ini juga menawarkan skema kepemilikan hak sewa (leasehold) selama 60 tahun, sesuatu yang masih jarang ditemui untuk pengembangan hunian premium di Bali.
Baca Juga: Senja di Sutala: Bukan Sekadar Makan, Tapi Tentang Rasa dan Suasana di Jantung Nuanu Bali
Menariknya lagi, Luna Residences bukan berdiri sebagai proyek yang terpisah. Hunian ini menjadi bagian dari Nuanu Creative City, kawasan kreatif seluas 44 hektare di Nyanyi, Tabanan, yang menggabungkan ruang seni, gaya hidup, wellness, pendidikan, kuliner, hingga berbagai aktivitas komunitas dalam satu kawasan.
Sebelumnya, Nuanu Real Estate juga telah mengumumkan rencana besar mengembangkan 12 proyek hunian dan satu proyek hotel investasi di kawasan tersebut. Luna Residences menjadi salah satu proyek unggulan yang membawa konsep hunian berpadu dengan layanan hospitality.
Bukan Sekadar Jual Hunian, Tapi Menawarkan Cara Hidup
Di tengah semakin banyaknya proyek properti premium di Bali, Nuanu memilih pendekatan yang berbeda.
CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, mengatakan memilih tempat tinggal saat ini bukan lagi sekadar mencari bangunan yang bagus atau lokasi yang dekat dengan pantai.
“Saat orang memilih tempat tinggal, yang dicari bukan hanya bangunannya, tetapi juga komunitas, pengalaman hidup, makanan, lingkungan, dan orang-orang yang akan berbagi kehidupan di sana,” ungkap Lev.
Baca Juga: X Hotel: Hotel Pertama di Nuanu Tawarkan Investasi Besar, Harga Mulai Rp2,6 Miliar
Karena itu, Luna Residences dirancang sebagai bagian dari kehidupan di Nuanu Creative City. Penghuni nantinya tidak hanya memiliki sebuah unit hunian, tetapi juga akses ke berbagai fasilitas yang sudah berkembang di kawasan tersebut, mulai dari ruang seni, pusat kebugaran, restoran, area hijau, hingga berbagai kegiatan komunitas.
Kolaborasi dengan Luna Beach Club juga menjadi bagian penting dari konsep tersebut. Kehadiran beach club bukan sekadar pelengkap, melainkan akan menghadirkan layanan hospitality seperti in-residence dining, shuttle menuju berbagai fasilitas kawasan, hingga akses eksklusif melalui program Luna Black Card.
Menurut Director Nuanu Real Estate, Anastasia Sinberg, tren pembeli properti premium kini memang mulai berubah. Lokasi tetap penting, tetapi pengalaman tinggal dan kualitas pengelolaan kawasan menjadi pertimbangan yang semakin diperhitungkan.
Hak Sewa 60 Tahun, Kok Bisa?
Selain konsepnya, satu hal yang cukup sering ditanyakan calon pembeli adalah soal status kepemilikannya.
Head of Corporate Communications Nuanu Real Estate, Reyni Wullur, menjelaskan Luna Residences menggunakan sistem hak sewa (leasehold) selama 60 tahun.
“Untuk ownership-nya sendiri, hak kepemilikannya adalah hak sewa. Cukup unik karena leasehold atau hak sewanya cukup panjang, salah satu yang cukup panjang di Bali, yaitu 60 tahun,” jelas Reyni.
Baca Juga: Steril Tanpa Lelah! 3 Rahasia Dapur Higienis Saat ART Belum Balik
Bukan hanya itu, skema pembeliannya juga dibuat bertahap. Pembeli cukup menyiapkan DP sebesar 25 persen, sementara pembayaran berikutnya mengikuti progres pembangunan hingga proyek selesai.
Bagi yang ingin menjadikan unit sebagai investasi maupun rumah kedua (second home), skema tersebut memberi fleksibilitas lebih dibanding harus melunasi seluruh transaksi sejak awal.
Respons Pasar Sudah Terlihat
Meski baru diperkenalkan, Luna Residences langsung mendapat sambutan positif dari pasar.
Nuanu Real Estate mengungkapkan, sekitar separuh dari 15 unit pertama yang dipasarkan telah terserap. Menariknya, unit dengan panorama laut (sea view) menjadi tipe yang paling banyak diminati, disusul river view dan jungle view.

Secara keseluruhan, Luna Residences akan menghadirkan 88 unit yang terdiri atas studio, suite, hingga penthouse. Pengembang menargetkan serah terima unit dimulai pada kuartal IV 2028.
Namun, bagaimana sebenarnya mekanisme leasehold 60 tahun itu? Mengapa Nuanu memilih skema tersebut? Bagaimana pembagian pembayaran hingga proyek selesai, siapa saja target pembelinya, dan apa yang membuat Luna Residences berbeda dari proyek hunian premium lainnya di Bali?
Baca Juga: Gol Tercipta, Lampu Ikut Berpesta! Ini Fitur Terbaru Philips Smart Lighting
Seluruh ulasan tersebut telah dibahas lebih lengkap dalam rangkaian artikel di PropertiTerkini.com, mulai dari konsep pengembangan, respons pasar, hingga skema kepemilikan dan peluang investasinya.
***
Yuk, temukan banyak info seru lainnya di: www.PropertiTerkini.com dan WA Chanel










Leave a Reply