Bukan Kaleng-kaleng! Woh Hup Garap Proyek Baru Las Vegas Sands Rp136 Triliun, Kontraktor Lokal Paling Ambisius Se-Asia!

Siapa sangka perusahaan lokal bisa menang tender miliaran dollar melawan raksasa dunia? Woh Hup membuktikan bahwa urusan membangun ikon masa depan tidak harus selalu pakai tangan asing.

proyek baru Las Vegas Sands di Singapura
Penampakan masa depan proyek baru Las Vegas Sands senilai Rp136 triliun yang bakal jadi ikon paling ambisius di Asia. (Foto: Dok. Sands)

PropertiPlus.com, Singapura — Dunia konstruksi di Asia Tenggara lagi dibuat heboh sama pengumuman terbaru dari Negeri Singa. Bayangkan saja, ada perusahaan lokal yang baru saja memenangkan “arisan” bernilai miliaran dollar untuk memimpin proyek baru Las Vegas Sands yang sangat ambisius.

Nama perusahaannya adalah Woh Hup (Private) Limited. Nilai investasinya tidak main-main, mencapai US$8 miliar atau kalau dikonversi ke Rupiah dengan kurs Rp16.994,60 per Dollar, angkanya tembus Rp136 triliun! Dana segede gaban ini bakal dipakai buat merombak total lanskap Marina Bay jadi makin sultan.

Baca Juga: Las Vegas Sands Siap Gebrak Singapura dengan Destinasi Ultramewah Senilai US$8 Miliar

Banyak yang kaget kenapa Sands lebih memilih kontraktor lokal dibanding raksasa konstruksi luar negeri lainnya. Isu utamanya adalah kapabilitas dan kepercayaan jangka panjang karena pembangunan ikonik seperti ini butuh mitra yang sudah “khatam” sama kondisi tanah dan aturan ketat di Singapura.

Woh Hup akhirnya terpilih setelah melewati proses tender yang sangat kompetitif dan panjang. Dampaknya jelas besar buat harga diri industri jasa konstruksi regional, bahwa perusahaan lokal pun punya taji buat menggarap proyek paling mewah se-Asia.

Penting diingat kalau proyek ini bukan proyek perumahan biasa karena targetnya selesai di tahun 2030 dan baru akan beroperasi penuh pada 2031. Jadi, tim Woh Hup punya waktu sekitar lima tahun lebih buat mewujudkan desain rumit yang diberikan oleh para arsitek kelas dunia.

Namun, ada catatan penting buat pengamat properti: meski nilainya fantastis, tantangan teknisnya juga sangat gila. Mengingat lokasi proyek yang berada di area paling sibuk, manajemen logistik dan keamanan bakal jadi ujian berat buat kontraktor legendaris ini.

Baca Juga: Tren Ritel Jakarta 2026 Memanas! Ini 3 Alasan Kenapa Mal Kotak Mulai “Kuno” dan Ditinggal Kabur Pengunjung

Patrick Dumont, Chairman dan CEO Las Vegas Sands, mengaku sangat senang bisa bekerja sama dengan Woh Hup karena rekam jejak yang solid.

Di sisi lain, Kim Yong, Chairman Woh Hup (Private) Limited, menyebut penunjukan ini sebagai sebuah kehormatan luar biasa untuk kembali membangun simbol kebanggaan nasional.

Kolaborasi ini membuktikan kalau kombinasi modal asing dan keahlian lokal bisa menghasilkan sesuatu yang legendaris. Penasaran dengan rincian fasilitas apa saja yang bakal dibangun Woh Hup? Cek ulasan lengkapnya di PropertiTerkini.com.

Spesialis Proyek ‘Ajaib’ di Proyek Baru Las Vegas Sands

Kalau ada yang bertanya siapa itu Woh Hup, mungkin jawabannya adalah “pawang” proyek-proyek mustahil di Singapura. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1927, jauh sebelum gedung-gedung tinggi ada di sana.

Rekam jejak mereka di dunia proyek baru Las Vegas Sands memang sudah kelas dunia. Sebelumnya, mereka adalah sosok di balik megahnya Jewel Changi Airport yang punya air terjun indoor terbesar, serta Gardens by the Bay yang super ikonik itu.

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Pahala, Ini Alasan KPR Syariah Punya Kalkulasi yang Lebih “Masuk Akal” Buat Kantong UMR

Skyloop proyek baru Las Vegas Sands
Bukan kaleng-kaleng, fitur Skyloop di puncak gedung ini bakal jadi tempat nongkrong paling sultan di tahun 2030. (Foto: Dok. Sands)

Di proyek ekspansi Sands kali ini, Woh Hup bakal memimpin pembangunan menara hotel keempat yang isinya hanya kamar kelas suite. Tidak cuma itu, mereka juga harus membangun arena hiburan raksasa dengan 15.000 kursi yang kualitas audionya harus sempurna tanpa cela.

Bayangkan tekanan yang ada di pundak kontraktor lokal ini buat memastikan tidak ada satu pun baut yang salah pasang. Apalagi fasilitas ini bakal jadi tempat berkumpulnya orang-orang paling kaya dan berpengaruh di seluruh dunia.

Salah satu fitur paling sulit yang harus mereka kerjakan adalah Skyloop, sebuah struktur yang seolah melayang di puncak gedung. Desain sayap kembar ini membutuhkan akurasi teknik yang sangat tinggi agar aman ditinggali dan enak dipandang dari kejauhan.

Woh Hup dipilih karena memiliki kedalaman dalam manajemen teknik dan desain yang jarang dimiliki perusahaan lain. Jadi, Las Vegas Sands merasa duit Rp136 triliun mereka ada di tangan yang benar-benar aman dan berpengalaman.

Baca Juga: Usia 18 Tahun Udah Intip Harga Rumah, Kamu Masih Sibuk Scroll TikTok Doang?

Saat ini saja, sudah ada sekitar 5.000 pekerja yang bergerak 24 jam di lokasi proyek di bawah koordinasi Woh Hup. Mereka harus memastikan podium tiga tingkat untuk ruang MICE (pertemuan) seluas 200.000 kaki persegi bisa rampung tepat waktu.

Skala pengerjaan yang masif ini jelas butuh otot dan otak yang luar biasa kuat dari tenaga kerja lokal. Dengan dukungan ribuan vendor lokal, Woh Hup seolah sedang menggerakkan seluruh ekosistem ekonomi Singapura hanya dalam satu proyek besar ini saja.

Putaran Cuan Rp136 Triliun yang Masuk ke Kantong Lokal

Investasi US$8 miliar ini bukan cuma soal adu tinggi gedung, tapi soal bagaimana duitnya muter di level bawah. Data menunjukkan kalau Marina Bay Sands selama ini sangat “setia” sama produk lokal, dimana 90 persen pengeluaran pengadaannya diberikan ke perusahaan-perusahaan di Singapura.

Dengan Woh Hup sebagai pemimpin konstruksi, bisa dipastikan aliran dana Rp136 triliun ini bakal mampir ke banyak vendor lokal lainnya. Ini adalah strategi ekonomi yang sangat cerdas dari pemerintah dan pengusaha di sana agar devisa tidak lari ke luar negeri.

Baca Juga: Steril Tanpa Lelah! 3 Rahasia Dapur Higienis Saat ART Belum Balik

Di tahun 2025 saja, kontribusi operasional Sands ke PDB Singapura mencapai 1,2 persen, sebuah angka yang bikin negara lain iri setengah mati. Belanja bisnis tahunannya tembus S$2,64 miliar, yang artinya banyak sekali lapangan kerja yang tercipta bagi masyarakat.

arena hiburan raksasa berkapasitas 15.000 kursi di lokasi proyek baru Las Vegas Sands.
Selain hotel, proyek baru Las Vegas Sands ini juga punya arena konser raksasa buat mendatangkan musisi kelas dunia. (Foto: Dok. Sands)

Bayangkan kalau menara hotel keempat dan arena konser ini sudah jadi di 2031 nanti, angka kunjungannya diprediksi bakal meledak melampaui 36 juta orang per tahun. Ini adalah mesin uang yang tidak akan berhenti berdenyut selama puluhan tahun ke depan.

Risikonya tentu saja ada, terutama soal kenaikan harga bahan bangunan dunia yang bisa bikin anggaran Rp136 triliun tadi mendadak jadi kurang. Tapi Sands dan Woh Hup sepertinya sudah punya mitigasi yang matang, termasuk dalam hal keberlanjutan lingkungan lewat program Sands ECO360.

Mereka ingin membuktikan kalau membangun proyek ultra-mewah tidak harus merusak bumi. Tanggung jawab korporasi ini jadi poin plus yang bikin proyek ini lebih dari sekadar bisnis properti biasa.

Baca Juga: Lahan Perumnas di Malang Dialihkan, Warga Diuntungkan atau Cuma Ganti Cerita?

Akhirnya, keberhasilan Woh Hup menang tender ini adalah pengingat buat kita semua kalau perusahaan lokal bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri. Membangun ikon sekelas Marina Bay Sands memang butuh modal triliunan, tapi butuh tangan dingin kontraktor lokal buat mewujudkannya jadi nyata.

Kalau nanti mampir ke Singapura tahun 2031, ingatlah kalau kemegahan itu adalah buah karya kontraktor lokal yang memenangkan “arisan” paling mahal se-Asia ini.

***
Yuk, temukan banyak info seru lainnya di: www.PropertiTerkini.com